Jumat, 11 November 2011

Trigliserida & Kolesterol




Trigliserida
Trigliserida merupakan lemak darah yang secara khusus berada pada lapis kedua low-density lipoprotein atau LDL, yang dikenal sebagai kolesterol "jahat" karena perannya dalam memicu serangan jantung dan stroke. Obat penurun kolesterol yang dikenal sebagai 'statin' memang dapat mengurangi LDL, tapi obat itu seringkali tak mampu menurunkan trigliserida lemak darah yang diperoleh dari makanan yang dikonsumsi dan lemak dalam tubuh. Sebagian besar lemak dan minyak di alam terdiri atas 98-99% trigliserida. Trigliserida adalah suatu ester gliserol. Trigliserida terbentuk dari 3 asam lemak dan gliserol. Apabila terdapat satu asam lemak dalam ikatan dengan gliserol maka dinamakan monogliserida. Fungsi utama Trigliserida adalah sebagai zat energi. Lemak disimpan di dalam tubuh dalam bentuk trigliserida. Apabila sel membutuhkan energi, enzim lipase dalam sel lemak akan memecah trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak serta melepasnya ke dalam pembuluh darah. Oleh sel-sel yang membutuhkan komponen-komponen tersebut kemudian dibakar dan menghasilkan energi, karbondioksida (CO2), dan air (H2O).
Trigliserida bukan kolesterol melainkan salah satu jenis lemak yang terdapat dalam darah yang dikemas dalam bentuk partikel lipoprotein. Makan makanan yang mengandung lemak akan meningkatkan kadar trigliserida dalam darah dan cenderung meningkatkan kadar kolesterol. lemak yang berasal dari nabati memang tidak mengandung kolesterol namun mengandung trigliserida yang tinggi contohnya durian, kelapa . Sejumlah faktor dapat mempengaruhi tingginya trigliserida dalam darah seperti kegemukan, makanan berlemak jenuh tinggi, makanan yang tinggi glukosa / karbohidrat serta minuman alkohol. Pada beberapa kasus ditemukan adanya hubungan faktor genetik dan trigliserida yang tinggi.
Kolesterol
Kolesterol merupakan senyawa sterol (gabungan antara senyawa steroid dan alcohol) dan lemak yang ditemukan dalam membrane sel di semua jaringan tubuh. Kolesterol secara normal diproduksi dalam tubuh dan mempunyai banyak fungsi penting. Fungsi – fungsi tersebut antara lain : membuat membrane sel mempunyai derajat kekentalan tertentu sehingga dapat bertahan pada berbagai rentang suhu, berfungsi sebagai antioksidan, membantu pembentukan empedu, membantu dalam memetabolisme vitamin-vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E dan K), serta merupakan prekusor dalam pembentukan vitamin D dan hormone-hormon steroid (termasuk didalamnya hormone progesterone, estrogen dan testosterone).
Kolesterol tubuh berasal dari hasil pembentukan di dalam tubuh (sekitar 500 mg/hari) dan dari makanan yang dimakan. Pembentukan kolesterol di dalam tubuh terutama terjadi di hati (50% total sintesis) dan sisanya di usus, kulit, dan semua jaringan yang mempunyai sel-sel berinti. Jenis-jenis makanan yang banyak mengandung kolesterol antara lain daging (sapi maupun unggas), ikan dan produk susu. Makanan yang berasal dari daging hewan biasanya banyak mengandung kolesterol, tetapi makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan tidak mengandung kolesterol.
Dalam tubuh, kolesterol ditransportasikan melalui plasma darah dengan cara berikatan dengan protein. Ikatan ini disebut dengan Lipoprotein. Terdapat 2 jenis utama dari lipoprotein :
• Low Density Lipoprotein (LDL), bertugas untuk mengirimkan kolesterol kedalam jaringan-jaringan tubuh yang memerlukan. Bila kadar LDL terlalu tinggi, maka akan menyebabkan terjadinya penyumbatan pada didnding bagian dalam arteri (asterosklerosis), yang kemudian dapat meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke. Jumlah normal yang dianjurkan adalah dibawah 100 mg/dL.
• High Density Lipoprotein (HDL), bertugas untuk mengambil kelebihan kolesterol dalam tubuh. Jumlah normal yang dianjurkan adalah diatas 40 mg/dL.
Bila jumlah LDL dan HDL dalam komposisi yang ideal, maka penyumbatan tersebut tidak terjadi. Kadar kolesterol yang baik adalah sebagai berikut :


Jika dilihat uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kolesterol bukanlah penyakit ataupun setan yang harus kita jauhi. Dalam kadar yang normal, kolesterol sangatlah membantu tubuh kita untuk menjaga dalam kondisi sehat. Permasalahan terjadi apabila kadarnya menjadi tidak seimbang dan berlebihan. Keadaan ini dapat terjadi karena : kegemukan, merokok, minum alkohol, gagal hati, diabetes dan hipertensi.

0 komentar:

Poskan Komentar